Options:
Showing posts with label Lirik Lagu. Show all posts
Showing posts with label Lirik Lagu. Show all posts

Lirik Lagu Kereta Malam - Elvy Sukaesih

Pernah sekali aku pergi

Dari Jakarta ke Surabaya

Untuk menengok nenek di sana

Mengendarai kereta malam

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Kereta berangkat

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Hatiku gembira

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Kereta berangkat

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Hatiku gembira

Kebetulan malam itu cuacanya terang bulan

Kumelihat kiri kanan oh indahnya pemandangan

Sayang tak lama kantukku datang

Hingga tertidur nyenyak sekali

Wahai ketika aku terbangun

Rupanya hari pun sudah pagi

Hingga tiada aku sadari

Aku telah tiba di Surabaya

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Kereta berhenti

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Hatiku gembira

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Kereta berhenti

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Hatiku gembira

Kebetulan malam itu

Cuacanya terang bulan

Ku melihat kekiri kanan

Hai indahnya pemandangan

Sayang lama kantukku datang

Hingga tertidur nyenyak sekali

Wahai ketika aku terbangun

Rupanya hari pun sudah pagi

Hingga tiada aku sadari

Aku tlah tiba di Surabaya

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Kereta berangkat

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Hatiku gembira

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Kereta berangkat

Jug gicak gicuk gicak gicuk

Hatiku gembira

Lirik Lagu Getuk

 Lagu Gethuk ciptakan oleh Manthos dan juga dinyanyikan oleh penyanyi keroncong wanita Waljinah.

lagu daerah yang berasal dari Yogyakarta.Berikut lirik lagu dan terjemahannya kedalam bahasa Indonesia :


Sore sore, padang mbulan

Sore sore terang bulan


Ayo konco, podo dolanan

Ayo teman-teman pada mainan


Rene rene, bebarengan

Ke sini bersama sama


Rame rame e…, do gegojegan

Beramai-ramai dengan seruan


Kae kae, rembulane

Itu itu padang bulan


Yen disawang, kok ngawe-awe

Jika dilihat kok mengundang


Koyo-koyo, ngelingake

Seperti seperti mengingatkan


Konco kabeh, ojo turu sore-sore

Teman-teman semua jangan tidur sore-sore


Gethuk, asale soko telo

Getuk asalnya dari ketela mas


Moto ngantuk, iku tambane opo

Mata mengantuk itu obatnya apa


E alah gethuk, asale soko telo

Halah halah getuk berasal dari ketela


Yen ra pethuk, atine rodo gelo

Jika enggak bertemu artinya sedikit marah


Ojo ngono mas, ojo ojo ngono

Jangan begitu mas, jangan begitu


Kadhung janji mas, aku mengko gelo

Terlanjur janji mas, aku nanti kecewa


Kae kae, rembulane

Itu itu padang bulan


Yen disawang, kok ngawe-awe

Jika dilihat kok mengundang


Koyo-koyo, ngelingake

Seperti mengingatkan


Konco kabeh, ojo turu sore-sore

Teman-teman jangan tidur sore-sore


Gethuk, asale soko telo

Getuk berasal dari ketela mas


Moto ngantuk, iku tambane opo

Mata mengantuk itu obatnya apa


E alah gethuk, asale soko telo

Halah halah getuk berasal dari ketela


Yen ra pethuk, atine rodo gelo

Jika enggak bertemu artinya sedikit marah


Ojo ngono mas, ojo-ojo ngono

Jangan begitu mas, jangan begitu


Kadhung janji mas, aku mengko gelo

Terlanjur janji mas, aku nanti kecewa

Lirik Lagu Tanah Airku

Lagu "Tanah Airku" diciptakan oleh Ibu Sud, seorang komponis dan pencipta lagu asal Indonesia. Lagu ini pertama kali diperdengarkan pada tahun 1945 dan menjadi salah satu lagu kebangsaan yang sangat mencerminkan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia.

Berikut adalah lirik lagu "Tanah Airku," yang diciptakan oleh Ibu Sud:


Tanah Airku


Tanah airku tidak kulupakan

Kan terkenang selama hidupku

Biarpun saya pergi jauh

Tidakkan hilang dari kalbu

Tanah airku, tanah yang kucintai

Engkau kuhormati


Pahlawan-pahlawan tanah airku

Tidakkan kulupakan

Yang telah gugur di medan perang

Mereka membela tanah air

Tanah airku, tanah yang kucintai

Engkau kuhormati


Lirik ini mengungkapkan rasa cinta dan penghormatan terhadap tanah air, serta mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berkorban untuk negara.

Lirik lagu Halo-Halo Bandung

Diciptakan oleh : Isma'il Marzuki


Halo-halo Bandung


Ibu kota Periangan


Halo-halo Bandung


Kota kenang-kenangan


Sudah lama beta


Tidak berjumpa dengan kau


Sekarang telah menjadi lautan api


Mari Bung rebut kembali


Halo-halo Bandung


Ibu kota Periangan


Halo-halo Bandung


Kota kenang-kenangan


Sudah lama beta


Tidak berjumpa dengan kau


Sekarang telah menjadi lautan api


Mari Bung rebut kembali


Halo-halo Bandung


Ibu kota Periangan


Halo-halo Bandung


Kota kenang-kenangan


Sudah lama beta


Tidak berjumpa dengan kau


Sekarang telah menjadi lautan api


Mari bung rebut kembali


Mari bung rebut kembali


Mari bung rebut kembali.

Kereta Malam - Elvy Sukaesih


pernah sekali aku pergi
dari jakarta ke surabaya
untuk menengok nenek disana
mengendarai kereta malam
cuk kicak kicuk kicak kicuk
kereta berangkat
cuk kicak kicuk kicak kicuk
hatiku gembira

cuk kicak kicuk kicak kicuk
kereta berangkat
cuk kicak kicuk kicak kicuk
hatiku gembira

kebetulan malam itu
cuacanya terang bulan
kumelihat kiri kanan
oh indahnya pemandangan
Sayang tak lama kantukku datang
Hingga tertidur nyenyak sekali
Wahai ketika aku terbangun
Rupanya hari pun sudah pagi
Hingga tiada aku sadari
Aku tlah tiba di Surabaya

cuk kicak kicuk kicak kicuk
kereta berangkat
cuk kicak kicuk kicak kicuk
hatiku gembira
cuk kicak kicuk kicak kicuk
kereta berangkat
cuk kicak kicuk kicak kicuk
hatiku gembira